Fungsi Seni
Sama seperti pengertian seni, tujuan dan fungsi seni juga sangat beragam sepanjang sejarah keberadaan seni. Tujuan seni juga dapat terbagi ke dalam beberapa kategori. Tapi untuk memudahkan kita mengerti tujuan seni, ada tiga fungsi utama yang perlu kita ketahui, yaitu: fisik, sosial, dan personal.
Fungsi Fisik
Fungsi fisik seni adalah fungsi yang paling mudah dimengerti. Ada karya-karya seni yang diciptakan untuk dinikmati secara fisik. Beberapa contohnya termasuk arsitektur, furnitur, desain produk, dan desain interior.
Fungsi Sosial
Fungsi sosial seni berbicara tentang seni yang memiliki efek terhadap kehidupan sekelompok orang, bukan individu. Karya-karya seni yang berfungsi untuk mendorong gerakan sosial ini biasanya merupakan karya yang merespon terhadap sebuah kejadian atau keadaan.
Selain lukisan, fungsi sosial seni biasanya diwujudkan lewat karya fotografi. Contohnya seperti kamu dan teman-teman tergerak membuat kelompok kegiatan amal setelah melihat foto suasana pasca bencana yang menyedihkan.
Fungsi Personal
Jika fungsi sosial mempengaruhi banyak orang, maka fungsi personal mempengaruhi masing-masing individu. Karena bersifat personal, fungsi ini yang paling sulit dijelaskan. Sebuah karya seni dapat memberikan dampak atau efek yang berbeda-beda bagi setiap orang yang melihat atau mengalaminya. Melihat patung berbentuk seekor anjing misalnya. Dapat membuat kamu merasa nostalgia mengingat binatang peliharaan masa kecil, atau kamu malah teringat akan trauma karena pengalaman yang tidak menyenangkan

Komentar
Posting Komentar